Yang Tidak Tertulis di Lembar Nilai
Kadang aku berpikir, barangkali kita terlalu tergesa-gesa menilai seorang anak hanya dari angka-angka yang tertulis di selembar kertas. Delapan puluh. Sembilan puluh. Seratus. Kita merasa telah mengetahui siapa mereka hanya dengan melihat angka-angka itu. Seolah-olah angka mampu bercerita tentang seluruh hidup seseorang. Seolah-olah nilai ujian dapat menjelaskan seberapa keras seorang anak berjuang, seberapa banyak air mata yang ia sembunyikan, atau seberapa besar keberanian yang ia miliki untuk tetap datang ke sekolah ketika hidup di rumahnya tidak sedang baik-baik saja. Padahal, setiap anak datang ke kelas membawa dunia yang berbeda. Ada anak yang sejak kecil dibiasakan membaca buku. Ada yang bahkan harus berbagi waktu antara belajar dan membantu orang tuanya bekerja. Ada yang mudah memahami pelajaran hanya dengan sekali penjelasan. Ada pula yang harus mendengar penjelasan yang sama berkali-kali sebelum akhirnya menemukan cahaya kecil di kepalanya. Ada anak yang pandai ber...