Relawan Digaji Tinggi, Guru Honorer Bertahan dengan Upah Seadanya: Di Mana Keadilan Negara?
Belakangan ini, publik dibuat bertanya-tanya oleh munculnya informasi tentang relawan MBG yang menerima gaji relatif tinggi. Di saat yang sama, guru honorer—yang telah lama mengabdi di sekolah-sekolah negeri maupun swasta—masih harus bertahan dengan penghasilan yang jauh dari kata layak. Kondisi ini bukan sekadar soal perbandingan angka, melainkan soal keadilan, prioritas, dan arah kebijakan negara. Guru honorer memikul tanggung jawab besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Mereka hadir setiap hari di ruang kelas, menyiapkan materi, membimbing siswa, menghadapi tantangan kurikulum, dan membentuk karakter generasi masa depan. Namun, pengabdian panjang tersebut sering kali dibalas dengan upah minim, tanpa kepastian status, jaminan kesejahteraan, maupun perlindungan yang memadai. Sebaliknya, relawan dalam program tertentu—yang sifatnya sementara dan berbasis proyek—justru memperoleh apresiasi finansial yang lebih tinggi. Ini menimbulkan pertanyaan mendasar: apakah kerja yang bersifat p...